Deskripsi
Judul: Model TALENTA-S: Rekonstruksi Pendidikan Agama Islam Berbasis Altruisme dan Kepramukaan dalam Pengembangan Talenta Sosial-Moral
Penulis: Dr. Irfan Kuncoro, S.Pd., M.Pd., M.H.
Editor: Cece Abdulwaly
E-ISBN: –
Halaman: 282 hlm
Ukuran: 17.5×25 cm
Deskripsi:
Buku ini lahir dari kegelisahan sekaligus refleksi praksis terhadap kondisi pendidikan agama Islam yang hingga saat ini masih menghadapi tantangan serius, khususnya dalam hal kesenjangan antara pengetahuan keagamaan dan praktik kehidupan nyata. Dalam banyak kasus, pendidikan agama cenderung berhenti pada tataran kognitif dan normatif, sementara internalisasi nilai-nilai keagamaan dalam bentuk sikap dan perilaku sosial belum sepenuhnya terwujud secara optimal. Fenomena ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk melakukan rekonstruksi paradigma pendidikan agama Islam agar lebih kontekstual, transformatif, dan berdampak nyata.
Berangkat dari realitas tersebut, buku ini menawarkan sebuah pendekatan konseptual sekaligus model aplikatif yang disebut sebagai Model TALENTA-S (Talent-Based Altruistic Social Model). Model ini dikembangkan sebagai upaya integratif dalam menghubungkan pendidikan agama Islam dengan pengembangan talenta sosial-moral berbasis nilai altruisme. Altruisme dalam konteks ini tidak hanya dipahami sebagai sikap peduli terhadap orang lain, tetapi sebagai fondasi dalam membangun kesadaran moral, tanggung jawab sosial, dan karakter keislaman yang autentik.
Buku ini disusun dengan mengintegrasikan berbagai perspektif keilmuan, mulai dari filsafat pendidikan Islam, teori perkembangan moral, hingga pendekatan kontemporer dalam pengembangan model pembelajaran berbasis riset. Pemikiran tokoh-tokoh seperti Syed Muhammad Naquib al-Attas, Ismail Raji al-Faruqi, serta Lawrence Kohlberg dan Carol Gilligan menjadi bagian dari landasan teoritis yang memperkaya konstruksi model yang ditawarkan. Selain itu, pendekatan Design-Based Research (DBR) juga digunakan sebagai kerangka metodologis untuk memastikan bahwa model yang dikembangkan memiliki validitas teoretis sekaligus relevansi praktis.
Buku ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi pada pengembangan kajian pendidikan agama Islam secara teoritis, tetapi juga menjadi referensi praktis bagi para pendidik, akademisi, dan pengambil kebijakan dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna. Lebih dari itu, buku ini diharapkan mampu menjadi salah satu pijakan dalam upaya membangun pendidikan Islam yang tidak hanya menghasilkan individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan integritas moral yang kuat.