Deskripsi
Judul: Adat Lamo Pusako Usang: Upaya Merajut Kembali Hukum Adat Bumi Serentak Bak Regam Batang Hari Negeri Jambi dalam Perspektif Restorative Justice
Penulis: Drs. H. Fathuddin Abdi, S.M.Hk., M.M., Dr. Sumantri, S.E., M.E.Sy.
Editor: Umar
Halaman: 185 hlm
Ukuran: 14 x 20 cm
Deskripsi:
Adat adalah napas yang menghidupkan nilai, menghidupkan hukum, menghidupkan akhlaq, sopan santun, dan menghidupkan kebersamaan masyarakat Bumi Serentak Bak Regam Negeri Jambi. Sejak “gagak hitam, kuntul putih”, nenek datuk ninik kita menyelesaikan perkara dengan duduk bertindih lutut, bermufakat, dan mengedepankan musyawarah. Tidak ada menang atau kalah. “Nang menang tidak tertawa, nang kalah tidak menangis”, sehingga “baik kembali”. Sebagaimana pepatah adat orang tua-tua kita: “Mati anak nangis serumah, mati adat nagis sekampung”.
Kehilangan seorang anak memang pilu dan hanya dirasakan oleh satu rumah. Tetapi kehilangan adat, ditinggalkan dan dilupakannya hukum adat, maka yang rusak adalah tatanan satu kampung. Timbullah silang sengketo, putuslah silaturrahim, nang tidak hormat ken ang tuo, nang tuo tidak sayang ke nang mudo, dan hilanglah Marwah.
Namun seiring perjalanan zaman, kita menyaksikan adat mulai terpinggirkan. Silang sengketo diselesaikan di luar nilai-nilai luhur. Anak cucu mulai asing dengan seloko dan petatah petitih. Padahal dalam seloko itu tersimpan kebijaksanaan, dalam adat itu tersimpan keadilan. Berangkat dari keresahan inilah, dan juga dari banyaknya pertanyaan, permintaan, serta amanah yang disampaikan, maka buku ini ditulis.