‘Ulum Qur’an di Era Digital

Original price was: Rp160,000.Current price is: Rp150,000.

Deskripsi

Judul ‘Ulum Qur’an di Era Digital Penulis: Ibnu Nasrullah, Lc., Ikram Laata, S.Pd., Putri Nur Fadiyah, S.Ag., Sitii Fathiyyah, S.Ag., Surya Hadi Wijaya, S.Pd.I., Ihwan Kamilin, Lc., Febri Yusuf, Lc., S.Ag., Nyimas Sekar Kinasih, S.Ag., Wildan Muhandisyah, S.Ag., Indra Permana, S.Pd., Imam Fatkur, S.Sos., Isnain Ariesqianto, S.Pd., Jami’ul Ulum, Lc., Muhammad Luthfi Saleh, S.S.I., CHC., Muhammad Habib Ulul Arham, S.Q.U., Suryo Ndadari Rohmah Ayuningtyas, S.Ag., Rahmani, S.Sos., Rostina, Lc., Siti Rohmah, S.Ag., Hilmi Kholidul Azhar, Lc., Muhammad Farhan Kamal, S.Pd., Muhammad Yusa Mushthafa, S.Ag. Editor: Dr. Ahmad Zulki, MAg. Halaman: 492 hlm Ukuran: 14 x 20 cm Deskripsi: Buku ini lahir dari kesadaran akan pentingnya mendialogkan khazanah klasik keilmuan Al-Qur’an dengan realitas kontemporer yang ditandai oleh percepatan teknologi informasi dan transformasi digital yang masif. Perkembangan dunia digital telah mengubah cara manusia mengakses, memahami, mengkaji, dan bahkan menafsirkan Al-Qur’an. Di satu sisi, kemajuan ini membuka peluang besar bagi penguatan literasi Qur’ani, perluasan dakwah, serta demokratisasi pengetahuan keislaman. Namun, di sisi lain, ia juga menghadirkan tantangan serius berupa fragmentasi otoritas keilmuan, penyederhanaan metodologi, hingga potensi penyalahgunaan teks suci di ruang publik digital. Buku ini tidak hanya merefleksikan penguasaan para penulis terhadap fondasi klasik Ulūm al-Qur’an—seperti sejarah kodifikasi Al-Qur’an, asbāb al-nuzūl, makkiyyah-madaniyyah, qirā’āt, hingga nasikh-mansukh—tetapi juga menunjukkan keberanian intelektual mereka dalam membaca ulang disiplin tersebut dalam konteks era digital. Di dalamnya dibahas bagaimana Ulūm al-Qur’an berinteraksi dengan media digital, platform daring, kecerdasan buatan, big data, serta tantangan epistemologis yang muncul dari budaya instan dan algoritmik. Dengan demikian, buku ini berupaya menjembatani tradisi keilmuan turats dengan dinamika zaman modern tanpa kehilangan akar metodologis dan etika ilmiahnya.
Hubungi Kami